Kenali Karakteristik Yang Ada Dalam Cerita Rakyat Nusantara

Mungkin sebagian orang akan berpikir jika legenda atau mitos yang dikisahkan dalam cerita rakyat pendek yang seringkali dijumpai pada saat kecil adalah cerita fiksi. Hal ini dikarenakan beberapa kisah tersebut dihubungkan dengan hal-hal mistis atau kekuatan goib. Jika dihubungkan atau dikaitkan dengan kehidupan saat ini tentu cerita-cerita tersebut akan menimbulkan keraguan bagi siapapun yang mendengarnya. Misalnya saja kisah asal mula terbentuknya Candi Prambanan, bagaimana bisa candi yang berjumlah 1000 tersebut bisa dibangun hanya dalam waktu satu malam? Jika kamu baru pertama kali mendengarnya apakah kamu akan mempercayai cerita tersebut?

Akan tetapi jika dihubungkan atau dikaitkan dengan kejadian dan kehidupan masa lampau dimana kepercayaan nenek moyang berhubungan dengan benda-benda mati atau yang biasa di sebut dengan animisme dan dinamisme maka semua cerita rakyat pendek akan masuk akal. Meskipun tidak diketahui siapa yang pertama kali memulai dan tidak bisa dibuktikan apakah kisah yang diceritakan nyata atau tidak, namun cerita-cerita tersebut memiliki nilainya tersendiri. Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari cerita-cerita tersebut karena kaya akan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia sehingga bisa bermanfaat dan diterapkan untuk kehidupan sehari-hari.

Kenali Ciri-ciri Cerita Rakyat Pendek Khas Nusantara

Cerita rakyat pendek seringkali digunakan sebagai sarana hiburan dan pendidikan. Mengapa begitu? Selain memiliki cerita yang menarik, cerita rakyat juga mengandung pesan-pesan moral. Kita seringkali menjumpai cerita rakyat ada di dalam pelajaran pada saat sekolah karena memang ditujukan agar para murid dapat mengambil hal-hal positif dan belajar dari kesalahan yang ada di dalam cerita tersebut. Berikut ini karakteristik atau ciri-ciri cerita rakyat khas Nusantara :

  1. Disampaikan secara lisan;
  2. Tidak ada yang mengetahui asal mula cerita berasal dari siapa;
  3. Mengandung nilai-nilai luhur;
  4. Identik dengan budaya bangsa;
  5. Latar belakang tempat dan suasana sangat tradisional;
  6. Memiliki banyak versi yang bervariasi;
  7. Berkembang dalam kehidupan masyarakat;
  8. Bersifat turun temurun.
Cerita